Tak berhenti di sini, dr. Oktelin mengungkapkan saat ini pihaknya sedang membangun lima gedung tambahan dengan progres fisik mencapai 80 persen, dan ditargetkan selesai pada Desember 2026 mendatang.
“Kami terus berbenah. Harapannya, kehadiran fasilitas yang lebih layak dan lengkap ini benar-benar meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Malaka, terutama kelompok rentan dan warga di daerah perbatasan yang selama ini sulit menjangkau layanan kesehatan berkualitas,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran dalam sambutannya menyambut gembira terwujudnya fasilitas baru ini. Ia menegaskan rumah sakit merupakan salah satu indikator utama kinerja pemerintahan di mata masyarakat.
“Rumah sakit itu adalah simbolnya pemerintah. Kalau pelayanannya buruk dan pasien tidak terlayani dengan baik, maka di situlah terlihat kelemahan pelayanan pemerintah. Simbol pemerintah itu ada tiga; pertama rumah sakit, kedua pasar, dan ketiga terminal. Kalau rumah sakit melayani dengan baik, itu bukti pemerintahan ini peduli kepada masyarakat,” ujar Bupati Stefanus.
Ia meminta pengelola rumah sakit memanfaatkan fasilitas baru ini untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Saya selalu mendukung setiap pengembangan di rumah sakit ini, dan hari ini pun saya sangat senang melihat kemajuannya. Pertumbuhan ini terjadi bukan karena perencanaan yang belum tuntas, melainkan karena kebutuhan masyarakat yang terus berkembang dan kita harus memenuhinya, pesannya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












