Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Mengapa Direktur RSUPP Betun Siap Mengundurkan Diri? Ini Alasan Sebenarnya!

Pernyataan tegas Direktris RSUPP Betun di tengah pemberitaan sepihak; warga Malaka dukung kinerja manajemen yang berjuang di tengah keterbatasan

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

BIDIKNUSATENGGARA.id | Pernyataan mengejutkan sekaligus luar biasa datang dari Direktris Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie. Di tengah pemberitaan sepihak terkait keterbatasan fasilitas kesehatan di rumah sakit yang dipimpinnya, beliau menyampaikan sikap tegas dan berani, “siap mengundurkan diri jika ada pihak yang mampu mempercepat pemenuhan alat kesehatan untuk masyarakat Malaka”.

Baca Juga :  Sambut HUT RI ke-81, Pembukaan Malaka Idol Dihiasi Aksi Donor Darah Bersama RSUPP Betun

Pernyataan tersebut sontak menjadi sorotan publik di Kabupaten Malaka. Banyak yang bertanya-tanya, “Apa sebenarnya alasan di balik keputusan yang begitu berani ini? Bidiknusatenggara.id merangkum fakta, konteks, dan tanggapan masyarakat secara mendalam dan berimbang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Kasus bermula saat seorang pasien kecelakaan, Evraim Bere Nahak (18), warga Desa Umalor, dirawat di ruang ICU RSUPP Betun dan kemudian dirujuk ke RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang karena belum tersedianya fasilitas CT Scan di Betun.

Baca Juga :  Pemberitaan Seputar RSUPP Betun Tidak Berimbang, Abaikan Upaya Nyata Pemenuhan Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Peristiwa ini diangkat oleh media dengan narasi yang hanya menyoroti kekurangan alat kesehatan di RSUPP Betun. Pemberitaan tersebut tidak menyertakan upaya manajemen rumah sakit dalam menangani pasien maupun langkah-langkah strategis yang sedang dijalankan untuk melengkapi fasilitas pelayanan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung