Johannes menekankan bahwa sinergi tidak boleh berhenti di tingkat pimpinan, melainkan harus mengalir hingga ke seluruh jajaran perangkat daerah.
“Sinergitas ini tidak cukup hanya di level pimpinan; akan terwujud secara optimal jika kesepahaman dan komitmen ini ditindaklanjuti di level pelaksana. Saya mengundang seluruh OPD di lingkungan Pemkab Malaka untuk bergandengan tangan dengan tim kami demi pelaksanaan tugas yang lebih baik dan sesuai aturan hukum,” tambahnya.
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), dalam sambutannya mengapresiasi peran Kejari Belu yang senantiasa memberikan pendampingan hukum bagi pemerintah daerah. Ia mengakui bahwa dalam pelaksanaan pemerintahan, sering kali terdapat kendala pemahaman terhadap aturan, sehingga dukungan kejaksaan menjadi sangat penting.
“Dalam kerja sama kita, jika ada hal yang kurang berkenan, mohon dimaklumi. Niat kita selalu baik, namun aturan kadang belum sepenuhnya kita pahami. Oleh karena itu, pendampingan dari Kejari dan tim ini luar biasa penting. Prinsipnya: tidak boleh ada kepentingan lain selain kepatuhan terhadap hukum. Pembaruan kerja sama ini dilakukan agar seluruh jajaran tidak ragu, tidak segan, untuk berkomunikasi dengan Kejari Belu,” ujar SBS.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












