“SLBN Borong berkolaborasi dengan Komunitas Cenggo Inung Kopi Online untuk memeriahkan Hari Disabilitas Internasional di Manggarai Timur. Kolaborasi ini untuk mengkampanyekan tentang hak-hak anak disabilitas,” jelasnya.
Pemda Akui Belum Prioritas Penanganan Disabilitas di Manggarai Timur
Pada hari ketiga, panitia menghadirkan Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas dan Ketua DPRD Manggarai Timur, Agustinus Tangkur.
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas dengan jujur mengakui bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur belum memprioritaskan penanganan disabilitas di Manggarai Timur, bukan hanya disabilitas fisik, Pemerintah juga belum menangani penyandang disabilitas psikososial (ODGJ).
“Jujur, saya mengakui bahwa Pemda Manggarai Timur belum memprioritaskan penanganan disabilitas dan penyandang disabilitas psikososial. Kelemahan yang dialami oleh Pemda Manggarai Timur yakni belum ada data yang akurat,” akuinya.
Selain itu Manggarai Timur dengan kategori Kabupaten kemiskinan ekstrim, mungkin salah satunya yakni banyaknya rakyat Manggarai Timur yang menyandang disabilitas dan juga penyandamg disabilitas psikososial.
“Saya belum menerima data dari Dinas terkait tentang jumlah disabilitas yang akurat dengan alamat tinggal, kampung dan nama lengkapnya mereka,” jelasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












