Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Menjelajah Pelosok Manggarai Timur untuk Memuliakan Martabat Penyandang Disabilitas

Oleh Markus Makur, Ketua Forum Jurnalis Independen (FJI) Manggarai Timur

Memori yang Tak Terlupakan

Perjalanan ini mengingatkan saya pada pengalaman serupa di tahun 2018, saat saya menjelajahi Elar dan Elar Selatan. Saya pernah berjalan kaki ke kampung Puncak Weong dan Marabola, meliput perdamaian adat di Kampung Lengor, hingga menghadapi kendaraan rusak di tengah jalan. Bahkan, tulisan saya tentang susahnya sinyal di Elar saat itu meraih Juara II Lomba Karya Jurnalistik dari Kominfo.

Pengalaman itu tersimpan rapi dalam memori, seperti hardisk alami di otak saya. Di tahun 2025 ini, kenangan itu kembali muncul, mengingatkan betapa istimewanya menjadi manusia yang bisa melihat, merasakan, dan berbagi kebaikan. Masyarakat Elar dan Elar Selatan memiliki budaya unik dan alam yang menakjubkan. Dulu, pada tahun 2018, listrik belum menjangkau banyak kampung di sini. Kini, penerangan listrik telah hadir, menerangi kehidupan mereka.**

Baca Juga :  Tingkatkan Mutu Layanan, RSUPP Betun Gelar Pelatihan Pelayanan Prima Selama Tiga Hari

 

 

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung