Memori yang Tak Terlupakan
Perjalanan ini mengingatkan saya pada pengalaman serupa di tahun 2018, saat saya menjelajahi Elar dan Elar Selatan. Saya pernah berjalan kaki ke kampung Puncak Weong dan Marabola, meliput perdamaian adat di Kampung Lengor, hingga menghadapi kendaraan rusak di tengah jalan. Bahkan, tulisan saya tentang susahnya sinyal di Elar saat itu meraih Juara II Lomba Karya Jurnalistik dari Kominfo.
Pengalaman itu tersimpan rapi dalam memori, seperti hardisk alami di otak saya. Di tahun 2025 ini, kenangan itu kembali muncul, mengingatkan betapa istimewanya menjadi manusia yang bisa melihat, merasakan, dan berbagi kebaikan. Masyarakat Elar dan Elar Selatan memiliki budaya unik dan alam yang menakjubkan. Dulu, pada tahun 2018, listrik belum menjangkau banyak kampung di sini. Kini, penerangan listrik telah hadir, menerangi kehidupan mereka.**
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












