Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Kadinkes Malaka Tegaskan Belum Bisa Disimpulkan Keracunan, Hasil Lab Penentu Penyebab Pasti

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

BIDIKNUSATENGGARA.id | Sebanyak 27 siswa Sekolah Dasar Katolik (SDK) Kabukalaran, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, mengalami keluhan kesehatan yang diduga keracunan usai menyantap hidangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah pada Kamis (10/9). Kejadian ini memicu respons cepat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Pemerintah Kecamatan Weliman, serta kepolisian Polsek Weliman.

Baca Juga :  Seniman Malaka Gelar Aksi Solidaritas di Jalan Raya, Himpun Rp9,8 Juta untuk Korban Gempa Flores

Di Puskesmas Weliman, pantauan awak media memperlihatkan sejumlah anak tampak lemas. Beberapa di antaranya masih mengeluh mual dan pusing saat menjalani pemeriksaan medis. Dari jumlah keseluruhan, lima siswa saat ini masih menjalani perawatan dan pemantauan di Puskesmas Weliman, sementara empat siswa harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun karena kondisinya memerlukan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, 18 siswa lainnya telah dinyatakan membaik dan dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan medis serta tidak ditemukan gejala lanjut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik, yang hadir langsung di Puskesmas Weliman dan memantau langsung proses penanganan, menegaskan hingga saat ini kasus tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan secara medis sebagai keracunan makanan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung