“Saya datangi kantor dinas PMD untuk tanyakan kejelasan terkait honor para nakes, kader dan tutor paud,” tandas ketua BPD Fransiskus.
Dalam dialog tersebut, ia mendapatkan informasi bahwa honor tersebut sudah dicairkan oleh Kepala Desa Patrisius Seran.
“Waktu itu pak Kadis PMD langsung telpon kepala desa untuk pastikan uang itu dikemanakan setelah pencairan dan menurut pengakuan kades uang itu ada,” katanya.
Ia menambahkan, meskipun uang untuk Nakes, Kader Posyandu, dan Tutor PAUD sudah dicairkan, hingga saat ini, mereka belum menerima honor tersebut. Hal ini sangat disayangkan, apalagi saat Musyawarah Desa (Musdes), di mana Kepala Desa dengan santai mengatakan bahwa honor tersebut belum cair.
“Tapi kalo wartawan konfirmasi di pak kades jawabnya sementara pencairan, kemudian Kadis PMD tanya uang itu dikemanakan kades menjawab uang sementara disimpan,” jelas Ketua BPD Fransiskus Klau.
Ketua BPD berharap agar Inspektorat Daerah Kabupaten Malaka segera turun tangan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap Kepala Desa Rabasa Haerain, Patrisius Seran. “Saya minta bapak Inspektur Kabupaten Malaka turun periksa kepala desa, karena semua kegiatan di desa tanpa melibatkan BPD Rabasa Haerain,” tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












