Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gregorius Bati Sebut Beras Nona Malaka dan Kesehatan Gratis Gagal Total

“Saya mewakili partai perindo pada sore hari ini saya katakan gagal total periode ini soal pertanian. Sebut beras nona malaka sangat menyedihkan sekali. Kasihan masyarakat malaka bisa ditipu dengan warna karung. Tulisan di karung “Nona Malaka” tapi isi berasnya datang dari luar negeri,” ungkapnya seraya meminta masyarakat untuk tidak dianggap sebagai “boneka”.

“Jangan jadikan kami boneka. Jangan! Kami bukan boneka, kami bodoh tapi tidak jadi boneka untuk orang lain,” pungkasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Dari segi kesehatan, Goris mengungkapkan bahwa program kesehatan gratis yang diusung oleh pemimpin SNKT tidak berjalan baik. Selama kepemimpinan sebelumnya oleh SBS, layanan kesehatan dinilai lebih baik dan lebih mudah diakses. Namun, saat ini, situasi di rumah sakit mencerminkan sebuah krisis dengan kurangnya dokter dan layanan yang tidak memadai, bahkan sampai menyulitkan pasien dalam proses persalinan.

“Saya mau katakan bahwa beda jauh sekali dengan kepemimpinan SN dan kepemimpinan bapak SBS di bidang kesehatan. Di kepemimpinan SN, kesehatan sangat parah. Saat ini dokter tidak ada. Saya pernah melihat salah satu pasien melahirkan di RSUPP Betun, sampai tengah malam tidak ada yang melayani karena dokter tidak ada. Akhirnya ibu itu melahirkan anak prematur,” ungkap Goris

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung