– Netralitas ASN (menuju pemilu 2024)
– Isu Rabies
– Seleksi PPPK
– Progres Kantor Bupati
– Progres Rs. Pratama
– Penataan Pariwisata
Dari enam topik diatas salah satunya virus Rabies yang menjadi kekhawatiran masyarakat karena sudah menyebar di Kabupaten Malaka hingga saat ini terdata sebanyak 85 kasus gigitan.
Januaria Jeni Seran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka yang juga sebagai Dokter hewan menyampaikan, “dari 85 kasus gigitan kami pastikan 2 diantaranya disebabkan oleh hewan penyebab rabies dan itu positif terkonfirmasi pemeriksaan laboratorium Denpasar,” Ungkapnya
Dua kasus rabies yang terkonfirmasi tersebut satu diantaranya berada di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku dan di Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengan dan korbannya sudah diberikan vaksin anti rabies dan selamat.
Selain itu ada 5 sampel lagi yang sudah diambil dari 5 hewan penyebab rabies (anjing) diantaranya, 2 sampel dari Dusun Umaau, Desa Haitimuk tidak mengigit namun menunjukkan gejala jadi dilakukan Eutanasia artinya dibunuh secara manusiawi, kemudian kirim sampel otaknya. 1 dari Desa Weoe dimana tidak mengigit namun menunjukkan gejala saspek rabies dan sudah kirim sampelnya, 1 di Desa Naet Rinhat melakukan gigitan namun gejala korban baik, dan 1 di Desa Boen.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












