Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Eduardus Klau Desak DPRD Malaka Panggil Kadis Pendidikan Terkait Pemberhentian Guru Honorer

Dampak dari keputusan ini bukan saja dirasakan oleh guru-guru yang diberhentikan, tetapi juga oleh keluarga mereka. Mereka merasa sedih dan kecewa karena tindakan ini dianggap melanggar hukum dan dilakukan secara sepihak.

Eduardus Klau, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Wewiku, menyuarakan keprihatinan terhadap perlakuan terhadap guru-guru honorer ini.

Eduardus Klau bersama beberapa orang tua dan guru honorer merasa perlu untuk mendesak DPRD Kabupaten Malaka dan Bawaslu untuk meminta pertanggungjawaban dari Kepala Dinas dan kepala sekolah terkait.

“Saya minta kepada Ketua DPRD Kabupaten Malaka dan Komisi yang membidangi bidang pendidikan untuk memanggil kepala dinas pendidikan dan kebudayaan melalui Bupati Malaka dan para kepala sekolah untuk diminta pertanggungjawaban mereka atas pemberhentian guru-guru honorer yang tidak berdasar ini,” ungkap Eduardus Klau kepada bidiknusatenggara.com, Minggu (21/7/2024).

Baca Juga :  Hadiri Penandatanganan MoU, Bupati Malaka Apresiasi Langkah PS Malaka Bersama Persija Development

Edu Klau juga mempertanyakan mengapa pemetaan tidak dilaksanakan sejak awal mereka diterima dan mengapa harus di moment pilkada.

Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa pemberhentian guru honorer memiliki kaitan erat dengan dukungan politik, khususnya dukungan terhadap pasangan calon tertentu di pilkada.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung