Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Duka Cita Gubernur NTT atas Gugurnya Tiga Anak Bangsa, Dua Di Antaranya Putra Asal NTT, dalam Penembakan di Papua Pegunungan

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

BIDIKNUSATENGGARA.id | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga anak bangsa dalam peristiwa penembakan di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu, 9 September 2026. Pernyataan resmi itu disampaikan melalui unggahan di laman Facebook resmi Gubernur NTT pada Kamis malam, (10/9) sekitar pukul 19.20 WITA.

Baca Juga :  Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTT Digelar di Weliman, Dua Posyandu Kabupaten Malaka Jadi Sasaran Penilaian

Atas nama Pemerintah Provinsi NTT dan seluruh masyarakat NTT, Melki Laka Lena menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Ketiga korban yang gugur diidentifikasi sebagai Willi Mbuik (24–25 tahun), Calon Pegawai Negeri Sipil di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang berasal dari Kupang, NTT; drh. Alfonsius Albinus Mehan (35 tahun), Dokter Hewan di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, asal Sikka, Maumere, NTT; serta Aprida Rapi (49 tahun), Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada instansi yang sama, yang berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan.

“Kami mengutuk sekeras-kerasnya tindakan penembakan tersebut. Apa pun alasan yang mendasarinya, kekerasan dan pembunuhan terhadap manusia tidak dapat dibenarkan. Terlebih, mereka sedang menjalankan tugas kemanusiaan dan tugas negara, membantu masyarakat Papua mendapatkan haknya melalui pelayanan dan bantuan pangan dari negara,” tegas Laka Lena dalam pernyataannya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung