Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Diduga Muat Berita Hoax, Wakil Bupati Malaka Resmi Melaporkan Dua Media Online Dipolda NTT

3. Dampak Pemberitaan itu.
Jujur sebagai manusia dan pejabat publik dimana jabatan saya dipakai dalam judul berita membuat saya pribadi dan keluarga malu. selain keluarga, Karir politik saya tentu mengalami dinamika yang cukup alot di para pendukung saya. Maklum ini tahun politik tentu saya merasa dirugikan atas ini. Kalau mau membunuh saya dengan isu ini, terlalu murah dan naif. mari kita bertarung secara politik dengan adil dan santun.

Baca Juga :  Desak Kejati NTT Umumkan Kerugian Negara, PMKRI Kupang: Kejati NTT Berlindung di Balik Alasan "Menunggu Ahli"

4. Kenapa saya tidak gunakan hak Jawab, Klarifikasi dan somasi?
Bagaimana bisa hak itu saya pakai sedangkan berita itu diturunkan baru saya dimintai konfirmasi maupun tanggapan. Artinya saya berkesimpulan bahwa wartawan yang bersangkutan tidak cukup cakap dalam menjalankan profesinya. untuk itu ranah hukum menjadi media yang paling baik bagi saya dalam mencari keadilan.

5. Terakhir, Saya sebagai Wakil Bupati Malaka meminta agar masyarakat Kabupaten Malaka tetap tenang dan jalankan aktivitas seperti biasa, tanpa terpengaruh dengan isu murahan ini.
saya selaku pelayan yang dipilih dalam pilkada kemarin tetap konsisten menjalankan tugas, fungsi, tanggung jawab serta amanah rakyat malaka dengan baik dan bertanggung jawab. (Ferdy Bria)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung