“Setiap tahun kita tangani Stunting seperti lewat kegiatan PMT, posyandu dan bagi suplemen. Tahun ini kita tambah lagi dengan cara bagi ikan”, ungkapnya.
Tambah Ida, program budidaya ikan air tawar ini akan dilaksanakan terus menerus selama masa kepemimpinannya. Saat ini budidaya ikan masih fokus pada kolam percontohan, sedangkan beberapa tahun ke depan, budidaya ikan sudah berskala rumah tangga. Satu rumah satu kolam ikan mini dengan prioritas keluarga yang memiliki ibu hamil, bayi dan balita.
“Ke depan, program budidaya ikan ini berskala rumah tangga. Satu rumah satu kolam ikan mini. Kita prioritas keluarga yang ada ibu hamil, bayi dan balita. Pemerintah Desa siapkan benih, masyarakat hanya pelihara saja. Kalau ikan sudah besar, silahkan tangkap dan makan untuk keluarga”, terangnya. **(fb).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












