Sementara suaminya, Gregor Baleri Teme yang ditemui ditempat yang sama mengakui tidak tahu saat penganiayaan karena sedang terlelap tidur juga mengakui telinganya agak pekak.
“Telinga saya agak tuli, malam itu istri dipukul tapi saya tidak dengar keributan. Saya kaget bangun ketika mendengar bunyi bantingan pintu yang menggetarkan rumah. Seandainya saya sadar, pasti kepala Kalis sudah saya potong terpisah dari badannya,” geram Gregorius.
Pihak Polsek Wini yang dikonfirmasi pagi tadi mengakui telah ada laporan itu dan pelakunya sudah dijemput malam itu juga.
“Kasus penganiayaan salah seorang ibu rumah tangga itu telah ada laporannya. Namun bagian yang piket malam minggu itu sedang keluar. Saya berharap Pak Wartawan menunggu sebentar untuk konfirmasi detail terkait kasus itu”, ucap salah seorang petugas polisi itu. **(Hendriki Meko).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












