Engkau sebaiknya memilah atas jabatanmu dengan hubungan kekeluargaan dari orang tuamu. Bedakan antara saat berdinas dan saat didalam lingkungan keluarga. Apa yang engkau lakukan dihadapan publik terbersit ada rencana mengkudeta kepala daerah di daerah ini. Kepala daerah di daerah ini saja tidak engkau hargai apalagi bawahan dan rakyat di daerah ini.
Bahkan saat percakapan diruang publik itu, engkau dalam keadaan sehat. Kemudian, engkau melemparkan kebodohanmu kepada orang lain saat orang lain yang sedang bertugas menggunggah video percakapanmu. Bahkan engkau somasi dan diduga intimidasi. Somasi sudah engkau layangkan melalui penasehat hukummu.
Jangan anggap diri menang karena kami sudah meminta maaf dan membuat klarifikasi untuk memenuhi permintaanmu.
Tentu engkau tahu bahwa kami tetap memegang kebenaran sebagai fakta dari percakapanmu di depan publik sebagai pejabat publik. Dan engkau menyampaikan itu kepada pejabat publik yang bukan selevel denganmu dengan sadar.
Saat ini engkau merasa diri diatas langit karena kekuasaan di daerah ini sedang berada dilingkaran keluargamu.
Engkau sendiri sudah menampilkan cara untuk mengkudeta pemimpinmu di daerah ini. Engkau sedang melawan dari dalam dirimu untuk menumbangkan rezim ini. Dan itu sudah mulai engkau lakukan. Caramu ingin menelanjangi rezim ini dimana pemimpin didaerah ini gagal memimpin. Engkau sudah membuka jalan untuk menumbangkan rezim ini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












