Jembatan Koloweuk mengalami kerusakan parah akibat badai siklon Seroja pada tanggal 4 April 2021 dan hingga saat ini belum ada langkah tegas dari pemerintah untuk memperbaikinya. Kristoforus menyatakan bahwa situasi ini mencerminkan minimnya tanggung jawab dari pemimpin daerah. Menurutnya, aksi nyata harus segera diambil agar masyarakat tidak terus menerus menderita akibat ketidakpastian pembangunan infrastruktur yang esensial ini. *(Ferdy Bria)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












