Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Chung Lay : Upaya Mewujudkan Swasembada Pangan di Kabupaten Malaka Hanya “Kemasan Program”

BETUN-BIDIKNUSATENGGARA.COM | Chung Lay, salah satu putra Malaka yang kini menetap di Legian, Kuta-Bali, mengangkat permasalahan mendasar pada pelaksanaan program Swasembada Pangan di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kritik Chung Lay terhadap program Swasembada Pangan yang diusung oleh Bupati Simon Nahak menyoroti adanya ketidakefektifan dan ketidakberhasilan dalam mencapai tujuannya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Persoalan utama seperti kegagalan dalam mengoptimalkan alat penunjang pertanian, seperti traktor balik tanah, yang kini hanya menjadi pajangan rusak, mencerminkan minimnya perhatian pemerintah terhadap aspek penting dalam produksi pangan. Tanpa alat yang memadai, petani tidak memiliki sarana yang cukup untuk mengolah lahan demi produksi pangan yang optimal.

Chung Lay menjelaskan, mimpi tentang swasembada pangan telah lama menjadi topik hangat dalam berbagai diskusi pembangunan di Kabupaten Malaka, termasuk dalam kampanye politik SN-KT.

Target ini, yang dianggap sebagai solusi untuk memastikan ketersediaan pangan bagi semua lapisan masyarakat, ternyata tidak seindah janji yang dikemukakan. Dari awal kampanye hingga tiga tahun kepemimpinan, terlihat jelas bahwa program swasembada pangan hanya berhasil sebagai “kemasan program” tanpa pengaruh relaevan terhadap realitas pangan di lapangan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung