Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Keterlaluan, Oknum Kades di TTS Diduga Potong BLT Dana Desa Senilai Rp 770 Ribu Per KK

Kembalikan hak mereka, Stop tipu masyarakat

SOE-BIDIKNUSATENGGARA.COM | Sebanyak 21 KK di Desa Oehan, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten TTS, Nusa Tenggara Timur, mengaku uang Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun 2023 yang diterimanya dipotong tanpa alasan yang jelas. Minggu,(7/4/24)

Pemotongan yang sudah dilakukan pada tanggal 25 Agustus 2023 tersebut diduga untuk kepentingan pribadi. Bahkan, bantuan tersebut dipotong dari nominal Rp 440 ribu hingga Rp 770 ribu.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Salah satu penerima BLT atas nama Otnial Kase, mengaku kalau uang BLT DD miliknya di potong. Uang yang seharusnya diterima sebesar Rp.900.000 untuk bulan Agustus, September dan Oktober, namun yang diterima hanya Rp 130.000.

“Uang itu dikasih oleh pak Sekdes dan ibu Desa juga ada disampaing pak Sek. Saya dikasih Rp 130.000, saja. Jadi mereka potong 770.000 dengan alasan saya dikasih bantuan WC sehat,” Ungkap Otnial Kase

Otnial Kase mengaku, uang yang dipotong ibu Kades ada yang 770 ribu, ada yang 700 ribu, ada 2 orang yang dipotong 440 ribu. “Uang itu potongannya beda-beda. Ada 2 orang dipotong 440 ribu, yang lainnya 770 ribu, dan ada yang dipotong 700 ribu,” Tambah Otnial

Selain Otnial Kase, Taroci Ataupah mengalami nasib yang sama. Ungkap mama Ataupah, beras bantuan panganan miliknya ditahan ibu Kades Ade Wati Nesimnasi dengan alasan karena mama Ataupah melaporkan kalau anaknya yang difabel juga dipotong BLT miliknya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung