Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sering Terjadi Pelemparan Mobil di Perbatasan Lamea-Alkani, Sopir Travel Minta Polisi Rutin Patroli

Reporter : RedaksiEditor: Yan Klau

TimorMedia.Com – Aksi pelemparan terhadap mobil rental kembali terjadi di wilayah perbatasan Desa Lamea dan Desa Alkani, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT.

Para sopir travel rute Kupang–Malaka pun meminta Kepolisian Resor (Polres) Malaka dan Polsek Wewiku untuk rutin melakukan patroli di sepanjang jalan tersebut.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Insiden terbaru terjadi pada Selasa (29/4/2025) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Sebuah mobil rental Terios berwarna putih dengan nomor polisi B 1712 SMF dilempari batu oleh orang tak dikenal saat melintas di sekitar Jembatan Alkani, yang merupakan batas antara Desa Lamea dan Alkani.

Baca Juga :  Sedih Sekali! Warga Harap Berobat Dekat, RS Pratama Wewiku Malah Dibiarkan Menyusut, Kasusnya Pun Dikubur

Batu tersebut menghantam kaca depan mobil dan nyaris mencelakai sopir serta penumpangnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, para pengemudi mengaku resah karena pelemparan semacam ini bukan kali pertama terjadi di lokasi tersebut.

“Sudah sering kejadian seperti ini, terutama saat malam hari. Kami minta polisi lakukan patroli rutin di jalur ini, terutama di sekitar jembatan penghubung antara Desa Lamea dan Alkani,” ujar sopir travel yang menjadi korban pelemparan.

Baca Juga :  Sedih Sekali! Warga Harap Berobat Dekat, RS Pratama Wewiku Malah Dibiarkan Menyusut, Kasusnya Pun Dikubur

Para sopir travel menyebut jalur ini merupakan rute vital travel Kupang – Malaka melintasi jalan ini.

Mereka juga meminta kepala desa Lamea dan Alkani untuk memberikan edukasi kepada para pemuda di masing-masing wilayah, agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan pengguna jalan.

Gangguan keamanan seperti ini tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga membahayakan keselamatan penumpang.

Baca Juga :  Sedih Sekali! Warga Harap Berobat Dekat, RS Pratama Wewiku Malah Dibiarkan Menyusut, Kasusnya Pun Dikubur

Mereka berharap, dengan patroli rutin dari aparat kepolisian, aksi-aksi kriminal seperti pelemparan batu bisa dicegah dan pelaku bisa segera ditangkap.*

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung