Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Soal Kantor Baru, SBS Tegaskan Belum Saatnya Ditempati: Rakyat Masih Tergenang Banjir

Reporter : RedaksiEditor: Yan Klau
Soal Kantor Baru, SBS Tegaskan Belum Saatnya Ditempati: Rakyat Masih Tergenang Banjir/ istimewah

TIMORMEDIA.COM – Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) menegaskan bahwa pembangunan dan pemanfaatan Gedung Kantor Bupati Malaka akan tetap dilanjutkan.

Namun, menurutnya, semua proses harus dilakukan secara tertib, bertahap, dan dengan memperhatikan kepentingan rakyat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Hal ini disampaikan SBS dalam acara pengukuhan TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Malaka yang digelar di Pantai Cemara Abudenok, Desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, pada Jumat (16/5/2025).

Baca Juga :  Bupati SBS Dilantik Jadi Dewan Pengurus Aspeksindo Periode 2025-2030

Dalam sambutannya, SBS mengajak masyarakat dan jajaran pemerintahan untuk tetap semangat dalam membangun daerah tanpa tergesa-gesa atau kehilangan arah.

“Mari kita bergandengan tangan untuk urus daerah ini dengan baik. Tidak usah putus asa, karena setelah kita, akan ada yang melanjutkan,” ujar SBS.

Sebagai bentuk penguatan semangat, SBS mencontohkan pembangunan Basilika Santo Petrus di Vatikan yang memakan waktu hingga 178 tahun.

“Jadi kalau gedung Kantor Bupati belum dipakai, tidak usah kecil hati. Itu pasti akan dipakai, tapi kita harus bereskan dulu semuanya, baru bisa digunakan dengan baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Menuju Level Madya, Tim Ahli RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Ukur Kesiapan RSUPP Betun untuk Pelayanan Kanker

Bupati Perdana ini juga menekankan pentingnya kepekaan sosial dalam pemerintahan. Ia menyayangkan jika ada pihak-pihak yang lebih fokus memindahkan kantor pemerintahan ketimbang menyelesaikan persoalan mendasar rakyat, seperti banjir.

“Sangat tidak santun kalau setelah dilantik, kami langsung sibuk pindah ke kantor baru sementara rakyat masih tergenang air. Itu tidak boleh. Harus ada rasa malu kepada rakyat. Itu kepekaan,” tegasnya.

Bahkan, SBS menyampaikan kecurigaan terhadap desakan yang terus-menerus agar pemerintah segera menempati gedung kantor baru.

“Kalau saya terus didesak, saya mulai curiga. Ada apa? Kok dipaksa-paksa menempati kantor? Mau menutupi apa?” ungkap SBS.

Baca Juga :  Bupati Malaka Beri Penghormatan Terakhir Kepada Almarhum Johanes Letto, Mantan Bupati Belu

Bupati SBS juga mengingatkan bahwa pembangunan harus mengikuti prosedur administrasi negara. Ia mencontohkan proyek Ibu Kota Negara (IKN) yang menelan anggaran besar, namun hingga kini masih dalam tahap penyelesaian.

“IKN saja habiskan triliunan rupiah dan masih ditata. Pak Prabowo bilang, semoga dalam kepemimpinannya IKN bisa selesai. Jadi kita di Malaka juga harus begitu. Tidak usah takut. Kita akan selesaikan, kita bereskan dulu, semua infrastruktur, baru digunakan,” tutup SBS.*

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung