Nadiran Samin juga menyoroti aspek kebanggaan PS Malaka, yaitu semua pemainnya adalah putra daerah asli Malaka. Berbeda dengan BTA yang, menurut pengamatannya, memiliki beberapa pemain dari luar daerah. Ini menjadi nilai plus bagi PS Malaka di mata para pendukungnya.
Hasil imbang ini menegaskan bahwa PS Malaka adalah kontender serius yang siap memberikan perlawanan sengit kepada tim manapun, dan momentum kebangkitan sepak bola Malaka dengan kekuatan putra daerah semakin nyata di ETMC 2025***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












