“Merekapun kembali menjadi korban janji manis sang penguasa.
Ada begitu banyak ketika janji sang penguasa hanya sebatas retorika, begitu mudahnya mereka saat mencari dukungan mengumbar janji kosong yang melompong dengan penuh semangat meneriakan janji yang tak pernah terpenuhi.”
Carut-marutnya validasi tenaga kontrak berimbas honor tak terbayarkan, sebagai bukti penguasa itu tidak konsisten, kesannya para penguasa terlihat, ” melempar batu sembunyi tangan” dan ini salah satu bukti mereka tidak sungguh menepati janjinya dan mereka terkesan saling melempar kesalahan, menuding satu sama lain terindikasi “cuci tangan”.
Penguasa, sebagai pemimpin yang memiliki integritas, rasa malu itu harus menyertai setiap melangkah dalam membawa arah kebijakan akan dibawa kemana daerah ini jika tidak sesuai harapan masyarakat.
Ribuan rakyat saat ini sedang mengawasi langkah kebijakan Pemerintah dengan harapan daerah ini akan jauh lebih baik dari sebelumnya.
Saat ini kebijakan sang Penguasa itu, masyarakat sedang ‘menakar’ pola kepemimpinannya serta berharap adanya perubahan yang sejati demi kelangsungan nasib daerah ini. RAKYAT SAAT INI MERINDUKAN SERTA MENUNGGU PERUBAHAN ITU.
Oleh : Andryanto Bria, Wartawan Malaka
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












