“Sebagai tokoh masyarakat kami ajak masyarakat tidak terprovokasi isu-isu yang memecah belah persatuan dan kerukunan di Manggarai Barat yang mengakibatkan kegiatan terganggu,” katanya kepada media, Minggu (26/2/2023).
Hal senada juga disampaikan Pengacara Masyarakat Adat Terlaing Benediktus Janur mengatakan, ada banyak informasi yang disebarkan di berbagai platform media sosial yang cenderung bertujuan memprovokasi masyarakat terkait gelaran ASEAN Summit di Labuan Bajo.
Sehingga dirinya meminta masyarakat bijaksana menerima informasi dan berusaha untuk meng-cross cek sehingga tidak terjadi miss informasi atau termakan informasi sesat (hoaks).
“Kami minta aparat keamanan proses hukum apabila ditemukan adanya oknum yang membuat kegaduhan di kabupaten Manggarai Barat,” kata Benediktus.
Dirinya juga menyampaikan dukungan kepada Polda NTT dalam melakukan tugas-tugas persiapan dan langkah pengamanan kegiatan ASEAN Summit di wilayah Manggarai Barat.
Sementara itu, tokoh masyarakat adat Lancang Mikael Antung, menyampaikan kesiapan masyarakat Manggarai Barat menyambut para tamu yang akan datang ke Labuan Bajo dalam event ASEAN Summit.
“Masyarakat Manggarai Barat sudah terbiasa dengan pariwisata dan siap menerima para tamu yang datang dari berbagai negara. Terima kasih pemerintah telah benar-benar memperhatikan Manggarai Barat,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












