“Sangat tegang, suporter-suporter dari Malaka yang buat kami tegang,” tambahnya.

Suporter Malaka, yang mayoritas berasal dari diaspora di Surabaya dan orang tua dari pemain, kepala sekolah, guru olahraga dan para kepala desa, menciptakan atmosfer panas dengan sorakan dan nyanyian yang tak henti-hentinya, membuat lini tengah Tunas Palapa kesulitan mengatur ritme permainan.
Meski berakhir tanpa gol, pertandingan ini menonjolkan kekuatan PS Malaka di bawah asuhan pelatih Dionisius Christian Bria Seran (Dokter Dion).
Tim U-15 asal Kabupaten Malaka, yang sebelumnya juara Piala Menpora Regional NTT dan Soeratin Cup NTT 2025 untuk level U-13, menunjukkan sportivitas tinggi dengan pressing ketat dan pertahanan solid.
Kapten tim PS Malaka, Junior Fahik Nomor Punggung 18, menyatakan kepuasan atas hasil ini: “Kami bangga bisa bertahan dan menekan lawan. Dukungan suporter membuat kami lebih kuat. Apalagi Bapak Bupati yang berdiri di pinggir lapangan memberikan dukungan kepada kami yang membuat kami kuat dan kompak,” ungkap Junior.
Prestasi ini sejalan dengan komitmen Pemkab Malaka di bawah Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) melalui Program Pengembangan Olahraga Berprestasi 2025-2030. Program ini, yang menjadi prioritas kelima dalam visi SBS dan Wakil Bupati HMS, menekankan pembinaan karakter, gotong royong, dan ketangguhan anak muda.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












