Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Skandal RSP Wewiku: Dana Rp 45,95 Miliar Diduga Hilang Puluhan Miliar di Chating Tanah, Drainase, Bangunan Satu Lantai dan Aliran Dana Misterius, Siapa Dalangnya?

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

6. Meminta Kejati untuk memeriksa pengguna anggaran dalam proyek ini, yang dalam hal ini adalah mantan Bupati Simon Nahak, untuk dimintai pertanggungjawaban.

Deretan Kejanggalan Proyek yang Dibongkar Mahasiswa

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Selain enam tuntutan tersebut, para mahasiswa juga membongkar sejumlah kejanggalan dalam proyek pembangunan RSP Wewiku yang dimulai pada 13 Juni 2023. Dalam orasi mereka, mahasiswa memaparkan empat poin utama dugaan penyimpangan yang menjadi perhatian serius:

Baca Juga :  Pelabuhan Maubesi Diusulkan Bupati Malaka ke Forum ASPEKSINDO

1. Prosedur Pengadaan yang Janggal: Mahasiswa menduga kuat bahwa pengadaan proyek senilai puluhan miliar rupiah ini menggunakan mekanisme penunjukan langsung. Padahal, sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021, mekanisme penunjukan langsung seharusnya hanya berlaku untuk pekerjaan dengan nilai di bawah Rp 200 juta. Jika dugaan ini benar, maka terjadi pelanggaran serius terhadap aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Baca Juga :  Demi Kesejahteraan Warga Pesisir, Bupati Malaka Bawa Potensi dan Usulan Konkret ke Rapat ASPEKSINDO di Jakarta

2. Kualitas Pekerjaan dan Anggaran yang Tidak Proporsional: Kualitas bangunan rumah sakit yang hanya berlantai satu dinilai sangat tidak sepadan dengan anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 44,95 miliar. Selain itu, pekerjaan mekanikal dan elektrikal senilai Rp 1 miliar serta pengadaan Modular Operating Theater (MOT) senilai Rp 2 miliar juga diduga bermasalah dan tidak sesuai standar atau spesifikasi yang seharusnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung