Tak mau kalah, Wirayudha FC langsung membalas. Hanya berselang dua menit, pada menit ke-9, pelanggaran di kotak penalti memicu tendangan bebas untuk tuan rumah.
Pemain nomor punggung 12 Wirayudha FC maju ke titik eksekusi, tapi tendangan kerasnya masih bisa diblok kiper PS Malaka. Momen ini menjadi penyelamat bagi tim tamu, yang terus menjaga pertahanan rapat di tengah tekanan.
Namun, momentum bergeser pada menit ke-20. Pemain nomor punggung 10 Wirayudha FC, dengan visi permainan yang tajam, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulan header dari sepak tengah. Gol ini memaksa PS Malaka untuk bermain lebih hati-hati, tapi semangat juang anak-anak Malaka tetap terpancar, mengingatkan pada perjuangan mereka di Piala Menpora Regional NTT yang membawa tim ini ke perebutan Piala Presiden.
Memasuki babak kedua, kedua tim saling serang dengan intens, menciptakan ketegangan yang memuncak pada suporter PS Malaka. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor akhir tertahan di 1-1.
Dengan hasil imbang ini, PS Malaka meraih satu poin berharga di pertandingan perdana ini. Satu restasi yang luar biasa mengingat mereka menghadapi tuan rumah.
Turnamen Piala Presiden 2025 sendiri berlangsung hingga 2 Oktober 2025 di berbagai daerah, termasuk Provinsi NTT. Sebagai perwakilan NTT, PS Malaka membawa harapan besar bahwa sepak bola NTT tidak boleh diremehkan, sekaligus membuka peluang bagi talenta muda NTT untuk bersaing di panggung nasional yang lebih luas.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












