Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Pengadaan Sapi di Desa Babulu Selatan, Warga Mengaku Hanya Diberikan Uang Senilai 2 Juta Rupiah

Elius mengatakan, kebijakan Kepala Desa Fridus Loe sangat tidak adil. Sebab bantuan tersebut hanya untuk kepala dusun sementara masih banyak masyarakat kurang mampu di Desa Babulu Selatan hanya menjadi penonton dari kebijakan sang kades.

Elius menambahkan, “Kepala dusun sempat mengeluh kepada saya, mengatakan mereka belum membeli sapi karena uang dari bantuan tersebut tidak mencukupi. Saya sudah menjelaskan bahwa tidak ada sapi yang dijual seharga 2 juta, hanya babi yang memiliki harga tersebut,” katanya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Diberitakan sebelumnya, salah satu penerima bantuan sapi yang dicoret, Yulius Hale mengungkapkan bahwa Kepala Desa menyuruh aparatnya untuk memotret kandang sapi milik warga sebagai hasil laporan.

“Saya salah satu penerima bantuan sapi itu, tetapi nama saya kemudian dihapus. Setelah itu, saya melihat Kepala Desa meminta aparatnya untuk memotret kandang sapi warga, padahal sapi itu tidak pernah diserahkan kepada masyarakat,” ungkap Yulius Hale.

Yulius Hale menambahkan, karena sapi tidak diberikan kepada masyarakat, kepala desa memberikan uang sebesar 2 juta kepada masing-masing penerima.

“Saya mendengar dari bendahara desa bahwa Petrus Lau, salah satu penerima bantuan, dipanggil oleh inspektorat dan mengaku bahwa dia tidak menerima sapi, tetapi dia menerima uang sebesar 2 juta,” jelas Yulius.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung