Untuk diketahui, media ini pernah menulis berita yang menuduh Camat Malaka Barat, RB, terlibat dalam politik praktis tanpa melakukan konfirmasi kepada pihak terkait.
Kemudian pemberitaan mengenai mantan Bupati SBS, yang dipublikasikan oleh kabar-malaka.com dengan judul “Usai Tinggalkan Jejak Pilu, Mantan Bupati SBS kembali untuk Calon di Pilkada Malaka 2024,” juga menunjukkan kecenderungan yang sama. Berita tersebut tidak mencakup perspektif dari SBS sendiri, sehingga terkesan sepihak dan bias. Oleh karena itu, penting bagi wartawan untuk menjalankan tugasnya dengan integritas dan tanggung jawab.
Masyarakat mulai memberikan perhatian dan kritikan terhadap laporan yang disajikan oleh media kabar-malaka.com. Banyak yang merasa bahwa media ini tidak hanya merugikan individu tertentu tetapi juga membahayakan kredibilitas media secara keseluruhan.
Yoseph Seran Belulik berpendapat bahwa wartawan tidak memahami kode etik jurnalistik, yang mengarah pada pemberitaan yang sembarangan.
Yoseph Seran Belulik menegaskan agar pihak berwenang, seperti Kapolres Malaka dan Kominfo, dapat melakukan pemeriksaan terhadap media yang beroperasi di wilayah mereka, memastikan bahwa media ini sah dan dapat dipercaya sehingga ada kepercayaan publik terhadap sumber berita tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












