BIDIKNUSATENGGARA.COM | Pernyataan dari Erasmus Bere, ST, salah satu tokoh pemuda kecamatan Wewiku, menyoroti isu kritis terkait pengresmian RS Pratama Wewiku yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2024.
Erasmus Bere menyuarakan kekecewaan dan pertanyaan yang muncul dari masyarakat Malaka, khususnya warga Wewiku, mengenai banyaknya pekerjaan yang masih belum terselesaikan pasca pengresmian tersebut.
Menurutnya, langkah ini merupakan sebuah kesalahan besar yang dilakukan oleh Bupati Malaka, mengingat tidak seharusnya sebuah pengresmian dilaksanakan sementara banyak aspek dari rumah sakit tersebut belum siap untuk digunakan.
“Menurut saya, ini adalah kesalahan besar yang dilakukan Bupati Malaka. Tidak ada alasan jika pekerjaan ini belum selesai, lalu kemudian gelar pengresmian,” ungkap Erasmus.
Erasmus dengan tegas mengkritik Bupati Malaka terkait dengan keputusan untuk mengadakan upacara pengresmian RS Pratama Wewiku yang terburu-buru.
“Sisa pekerjaan yang masih dikerjakan hampir di seluruh item yang tertuang dalam Gambar dan RAB. Oleh sebab itu, menurut saya, upacara pengresmian dimaksud adalah memaksakan kehendak yang tak bermartabat dan menyusahkan masyarakat,” ucapnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












