Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, unsur Forkopimda Provinsi NTT; pimpinan instansi vertikal; pimpinan BUMN dan BUMD sektor perbankan; Ketua Dekranasda Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT Adidoyo Prakoso; jajaran Direksi dan Komisaris Bank NTT; pimpinan perbankan; para Bupati dan Wali Kota se-NTT yang mengikuti secara daring; serta Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa NTT Mart bukan sekadar program atau slogan, melainkan kerja nyata pemerintah untuk membantu masyarakat kecil dan pelaku usaha lokal.
“Kalau selama ini ekonomi kerakyatan sering kita dengar di pidato, hari ini kita kerjakan betul-betul. Produk rakyat NTT kita kasih tempat yang layak, fisik ada, digital juga ada,” tegas Gubernur Melki.
Hingga saat ini, 11 NTT Mart telah beroperasi di sejumlah kabupaten/kota. Pemerintah Provinsi NTT menargetkan 22 NTT Mart fisik berdiri di seluruh wilayah NTT sebelum akhir Desember 2025. Kehadiran NTT Mart Online melengkapi gerai fisik agar produk lokal NTT dapat diakses dan dibeli oleh masyarakat dari mana saja.
Menurut Gubernur, di era sekarang semua pekerjaan menuntut kehadiran di ruang digital, termasuk UMKM. “Jangan tunda-tunda. Bangun dulu, jalan dulu, lalu kita benahi sambil berjalan,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












