BIDIKNUSATENGGARA.COM | Rahmat Saleh, calon Direktur Operasional dan SDM Bank NTT yang ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur, menegaskan kesiapan dirinya untuk menjalankan keputusan dan amanah yang dihasilkan oleh RUPS tersebut.
Menurut Rahmat, keputusan RUPS adalah otoritas tertinggi dalam perseroan terbatas Bank NTT, yang merupakan amanah dari para pemegang saham yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Ketika RUPS memutuskan untuk menunjuk saya sebagai calon Direktur Operasional dan SDM, itu adalah keputusan yang legal dan sah, serta wajib dihormati,” ungkap Rahmat dikutip dari VictoryNews pada Sabtu, (7/6/25).
Ia menekankan bahwa menghormati dan melaksanakan keputusan RUPS adalah wujud nyata dari komitmennya terhadap penerapan tata kelola perbankan yang sehat dan berkelanjutan.
“Saya akan menjalankan mandat dan amanah itu. Para pemegang saham sudah rapat sampai pagi, sehingga saya sangat menghargai. Oleh karenanya, saya akan mengikuti fit and proper test secara bersama-sama dengan calon lainnya,” tambah Rahmat, mantan anggota Forkot, Pergerakan Mahasiswa di era Reformasi 1998 itu.
Dijelaskannya, keputusan RUPS untuk mengisi berbagai posisi pengurus adalah bagian dari pelaksanaan prinsip GCG (Good Corporate Governance), yang harus diawasi dengan serius agar dapat diterapkan secara efektif dan tepat waktu, sehingga kekosongan jabatan direksi Bank NTT saat ini dapat segera teratasi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












