Alasan dari penerima manfaat tersebut antara lain penampung limbah atau septic tank dan atau tangki septic tidak cocok untuk digunakan di daerah penerima manfaat yaitu masyarakat Desa Kereana dikarenakan Lokasi atau penerima manfaat tidak memungkinkan untuk dipasang sebab pengunungan dan tidak tersedia penyedot tinja.
Pemasangan tangki sudah sesuai prosedur. Namun keadaan geografis penerima manfaat ada yang miring hingga faktor cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu faktor yang bisa merusak.
“Kita tidak sedang mencari-cari alasan pembenaran tapi memang begitu keadaan di Lokasi. Saya juga berterima kasih untuk media sudah mengangkat berita ini agar diketahui publik dan diberi kesempatan untuk mengklarifikasi agar tidak ada salah paham,” Ungkap Fouk yang sekarang berdomisili di Wewiku.
Balasius Fouk menyebut dirinya siap mempertanggungjawabkan proyek pekerjaan septic tank yang ada karena dirinya sudah bekerja keras agar bisa memberikan yang terbaik kepada para penerima manfaat di Desa Kereana. **(FB/tim)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












