Dia melanjutkan, “Saya tidak meragukan kepemimpinan Politikus senior dari Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI Kabupaten Malaka ini,” ujarnya.
Diskusi antara Adrianus dan Aliansi Gerakan Revolusi Malaka berlangsung dengan baik, meskipun ada sedikit ketegangan. Jika tidak ada ketenangan dan kebijaksanaan dari Ketua DPRD, situasi dapat saja berlarut-larut.
“Hari ini saya baru melihat betapa dewasanya ketua DPRD ini,” tambahnya.
Terpantau bidiknusatenggara.id, seorang mahasiswa menyerahkan selembar kertas berisi pernyataan sikap demonstran kepada Ketua DPRD Malaka. Dengan nada tenang, Adrianus membaca semua pernyataan, termasuk tuntutan agar dirinya turun dari jabatan ketua DPRD.
Ia menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara hukum, di mana asas praduga tak bersalah berlaku bagi semua orang, dan dia berkomitmen untuk membuktikan kebenaran di pengadilan. Respon Adrianus ini menunjukkan langkah positif dalam menjembatani suara rakyat.
Perlu diketahui bahwa keberlangsungan aksi damai ini tidak terlepas dari peran Ketua DPRD Malaka, yang berkoordinasi dan berkomunikasi secara efektif dengan berbagai pihak terkait, termasuk kelompok demonstrasi. Dengan demikian, demonstrasi dapat berjalan dengan damai hingga Rapat Dengar Pendapat berlangsung.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












