BIDIKNUSATENGGARA.ID | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, SH, dengan bijaksana dan tenang, menerima jalannya Demonstrasi Damai yang dilakukan oleh Aliansi Gerakan Revolusi Malaka pada Kamis, (4/9/25).
Dalam demonstrasi tersebut, beberapa tuntutan diajukan, termasuk permintaan untuk mencopot Adrianus dari jabatannya sebagai ketua DPRD Malaka, terkait dugaan kasus penganiayaan terhadap salah seorang warga Malaka Barat.
Meskipun menghadapi tekanan dari para pendemo, Adrianus menunjukkan jiwa besar dan menjaga komunikasi yang baik dengan pihak Kepolisian Polres Malaka dan para demonstran, sehingga aksi demonstrasi berlangsung dengan lancar.
Seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan menuturkan bahwa ini merupakan sinyal damai dari Malaka di tengah situasi politik Indonesia yang memanas dalam beberapa hari terakhir.
“Kami mengapresiasi Ketua DPRD Malaka dan anggota DPR lainnya yang telah mendengarkan aspirasi dari adik-adik mahasiswa dalam Aliansi Gerakan Revolusi Malaka. Ini luar biasa,” ungkapnya.
Meskipun salah satu tuntutan adalah mendesak Adrianus untuk mundur dari posisinya akibat masalah yang sedang diproses di APH, Adrianus tetap tenang dan emosinya terkontrol dengan baik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












