SOE-BIDIKNUSATENGGARA.COM | Kepala Desa Oehan, Ade Wati Nesimnasi diduga tipu Camat Kuanfatu dan masyarakatnya, terkait dugaan pemotongan uang BLT senilai Rp.440.000 hingga Rp.770.000 dari 21 KK.
Perbuatan tak terpuji tersebut dilakukan Kades Ade W Nesimnasi saat pembagian BLT DD pada tanggal 25 Agustus 2023 silam.
Otniel Kase dalam video yang beredar di Grup Facebook POSPERA TTS mengisahkan menggunakan bahasa daerah, ”uang bantuan BLT itu dipotong oleh Kades Oehan sebanyak Rp.770.000 dan Ia hanya terima Rp.130.000.”
Pemotongan uang BLT milik Otniel Kase, Kades Ade W Nesimnasi beralasan untuk membelikan bahan bangunan WC untuk Otniel Kase. Mirisnya lagi sudah 7 bulan bahan untuk bangun WC yang dijanjikan Kades tak kunjung datang.
Sebagaimana yang disampaikan Otniel Kase saat bersua dengan salah satu anggota POSPERA TTS pada Minggu, (7/4/24) dengan nada kakuh penuh harap bisa mendapatkan bantuan WC.
Terkait persoalan di tersebut, Ketua DPC POSPERA TTS, Yerim Yos Fallo meminta kepada Polres TTS untuk segera melakukan tindakan tegas terhadap pemotong bansos untuk masyarakat yang kurang mampu. Selaian itu pihaknya meminta Pj Bupati TTS untuk mencopot Kepala Desa Oehan dari jabatannya.
“Copot jabatan kades Oehan agar ada penyelesaian kasus masyarakat di Oehan tidak tertunda dan warga tidak di intimidasi dan tidak di ancam,” tegas Yerim.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












