Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Jurnalis Kompas dan Polisi Berhati Mulia: Menjadi Penyemangat Penyandang Disabilitas di Pelosok Manggarai Timur

Markus Makur, Jurnalis KOMPAS.com di Manggarai Timur sedang menyapa penderita disabilitas psikos Sosial di Kampung Belang, Desa Wae Lokom, Kec. Elar, Kab. Manggarai Timur, NTT, Selasa, (17/6/25). (Foto/Markus Makur)

Di kampung yang sama, tim menyapa seorang warga dengan gangguan psikososial yang duduk di depan rumah penuh sampah. Kepala Desa Wae Lokom, Martinus Sadi, menjelaskan bahwa warga tersebut telah menderita selama 25 tahun dan mendapat pengobatan dari Puskesmas Elar. Tim pun berbagi empati dan harapan dengan keluarga warga tersebut.

Perjalanan dilanjutkan ke Kampung Pora, Desa Lengko Namut. Di sana, seorang lansia penyandang disabilitas menerima kursi roda dengan senyum lebar. Ia mencoba kursi roda di ruang tamu, berbincang riang dengan tim. Sekali lagi, kopi pahit menjadi penyambut hangat. “Kursi roda ini memberi saya kebebasan baru,” ujarnya penuh syukur.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Aroma Kopi dan Harapan di Elar

Malam tiba, dan tim makan malam di rumah Om Libert di Kampung Mombok sebelum kembali ke Borong sekitar pukul 23.00 WITA. Di sepanjang perjalanan, aroma kopi yang sedang dipanen di kebun-kebun Elar mengiringi. Kampung Belang dan Pora dipenuhi tumpukan kopi yang dijemur, menciptakan suasana khas pedesaan yang subur dengan kakao, kemiri, cengkeh, dan vanili.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung