Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Guru Pingsan Setelah Diduga Dipermalukan Bupati Sikka di Depan Umum

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

Namun, harapan Avelinus untuk mendapatkan solusi justru berujung pahit. Ia justru dipanggil ke depan dan menjadi sasaran kemarahan Bupati. Hal ini dipicu oleh Avelinus yang kedapatan merokok bersama beberapa rekan guru lainnya saat sesi dialog berlangsung.

Meski mengakui perbuatannya dan menyatakan tidak ada niat untuk tidak menghormati, Avelinus harus menghadapi konsekuensi yang berat.

“Bapak bupati bukannya menjawab memberikan solusi, malah menangkap saya waktu itu karena saya merokok bersama teman-teman yang lain. Saya akui saya merokok, tapi tidak sengaja dan bukan bermaksud tidak menghargai,” jelas Avelinus.

Di hadapan ratusan kepala sekolah, Avelinus mengaku dihina habis-habisan. Ia menyebut ucapan Bupati sangat tidak layak bagi seorang pendidik dan manusia. “Beliau mengatakan etika saya bejat dan tidak pantas jadi Plt kepala sekolah, beliau juga menyebut saya pantas dicegat di jalan (skak) dan masih banyak lagi kata-kata hinaan yang saya terima,” kenangnya pahit.

Baca Juga :  Sebut Kejati NTT Mandul, Kini PMKRI Kupang Sebut Kejati NTT 'Masuk Angin', Penanganan Korupsi RSP Wewiku Mandek

Avelinus merasakan perlakuan tersebut seolah-olah dirinya adalah penjahat kelas kakap yang sedang diadili. “Saya dihina habis-habisan mulai dari tempat duduk hingga sampai di depan forum. Saya saat itu merasa seperti bukan manusia lagi,” imbuhnya, menggambarkan trauma yang mendalam.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung