Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Guru Pingsan Setelah Diduga Dipermalukan Bupati Sikka di Depan Umum

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

Yang lebih ironis, menurut Avelinus, saat ia mulai sadar dari pingsan, Bupati Sikka justru menegurnya untuk segera bangun dan berobat karena kegiatan masih berlanjut, tanpa ada niat menolong.

“Bahkan, saat saya mulai sadar sedikit setelah pingsan, Bupati hanya berteriak menyuruh saya bangun untuk berobat karena kegiatan masih lanjut, tanpa ada niat menolong,” ujar Avelinus.

Avelinus menduga perlakuan ini terkait dengan masalah lahan Koperasi Desa Merah Putih, bukan hanya karena merokok.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka, Even Edomeko, memberikan keterangan yang berbeda. Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari berbagai pihak, Even menjelaskan bahwa Bupati Juventus menemukan Avelinus merokok saat sesi tanggapan usul-saran.

Baca Juga :  Pelabuhan Maubesi Diusulkan Bupati Malaka ke Forum ASPEKSINDO

Konsentrasi bupati terganggu, dan ia kemudian meminta Avelinus maju ke panggung untuk diberikan saran agar menjadi teladan bagi siswa.

“Konsentrasi Bupati terganggu, tidak lagi menanggapi usul-saran para kepsek, melainkan menanggapi fakta tentang adanya guru dengan status kepala sekolah merokok di saat pertemuan resmi dengan pimpinan daerah,” ujar Even dilansir dari kompas.com pada Sabtu (17/1).

Baca Juga :  Malaka, Tanah Penghantar Banyak Anak Merantau, Ketika Harus Menyambut Pulang Dalam Keadaan Berbeda

Even menegaskan bahwa bupati tidak menggunakan kata-kata kasar dan tindakannya didasari oleh tugasnya sebagai Pembina Guru sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung