BIDIKNUSATENGGARA.id | Komitmen Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak, semakin terwujud. Hal ini ditandai dengan diperkenalkannya empat dokter spesialis kandungan pada apel perdana tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin, (12/1/26).
Keempat dokter ini merupakan hasil tanam SBS jauh sebelum menjabat sebagai Bupati Malaka, yaitu saat ia masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT.
Saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, SBS telah merintis program Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Provinsi NTT, “Dulu saya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, saya buat program yang namanya Revolusi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Provinsi NTT,” ujar Bupati SBS.
Program ini bertujuan untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan di seluruh wilayah NTT, termasuk di Kabupaten Malaka.
Dalam sambutannya, Bupati SBS menegaskan misi utama program Revolusi KIA, yakni “Tidak boleh ada seorang ibu atau seorang perempuan yang meninggal karena menjalankan tugas prerogatifnya,” yaitu hamil, melahirkan, dan menyusui. Dengan motto “Datang satu pulang dua, tiga boleh. Tapi pulang tidak boleh satu apalagi dua-dua tidak pulang,” memastikan setiap ibu yang datang untuk bersalin dapat kembali dengan selamat bersama bayinya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












