Dibantu Mobil Pickup Dari Aimere-Borong
Kurang lebih 30 menit saya menunggu mobil Travel dari arah Aimere-Borong tak kunjung lewat. Hati saya gelisah. Saya berpikir bahwa saya terlambat tiba di Kantor Polsek Borong. Saya berdoa agar mobil yang lewat. Tiba-tiba pickup yang ada muatannya lewat dan saya menahannya. Mobil pickup itu berhenti. Saya menyapa sopirnya dan saya beritahu bahwa saya ada keperluan darurat di Kota Borong.
Sopir yang ditemani satu anggota keluarganya meminta saya naik ke mobil. Hati saya lega dan bersyukur bahwa Tuhan tetap berjalan bersama saya dalam ziarah pelayanan kemanusiaan ini.
Dari dalam mobil dengan kecanggihan teknologi saat ini lewat aplikasi whatsapp, saya mengupdate dengan mengirim pesan dan foto kepada Wakil Bupati dan Guru Lois.
Memasuki area Waerana, Kelurahan Ronggakoe, saya terus mengirimkan informasi agar mereka tidak gelisah karena menunggu saya. Laju kendaraan pickup tetap sesuai aturan lalulintas, apalagi mobil itu sedang ada muatan. Saat memasuki Kisol, Kelurahan Kisol, saya kembali menginformasikan kepada mereka (Wakil Bupati dan Guru Lois). Begitu seterusnya saat memasuki Kampung Tanggo, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, saya selalu memberikan kabar kepada mereka (Wakil Bupati dan Guru Lois).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












