Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Bupati SN “Tutup Mulut” Soal Dugaan Mafia Tender di LPSE Malaka

BETUN,BIDIKNUSATENGGARA.COM | Dugaan mafia tender di LPSE Kabupaten Malaka, Bupati Simon Nahak mengatakan tidak berani memberikan komentar apa lagi mengintervensinya. Padahal, dugaan mafia tender tersebut sementara diperiksa penyidik Polres Malaka.

Bupati Simon Nahak mengatakan persoalan itu adalah persoalan teknis sehingga tidak perlu dikomentari Bupati sambil mempersilahkan wartawan menanyakan hal tersebut di jajaran Kepolisian Polres Malaka.

Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Simon Nahak menjawab pertanyaan wartawan disela kegiatan pasar murah yang digelar Pemda Malaka bersama Bulog Atambua di Lapangan Umum Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka, Jumat (6/10/2023).

Dihadapan wartawan, Bupati SN mengatakan dirinya tidak berani berkomentar dan mengintervensi hal tersebut karena sudah berada di ranah Aparat Penegak Hukum sehingga hal-hal teknis supaya ditanyakan wartawan di penyidik yang menangani kasus tersebut.

Baca Juga :  Malaka Butuh Kejari, Pengadilan, Lapas dan Kodim Sendiri

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malaka, Henry Melki Simu kepada wartawan sangat menyayangkan sikap diamnya Bupati Malaka, Simon Nahak yang menghindar memberikan keterangan pers terkait dugaan mafia proyek di LPSE Kabupaten Malaka.

“Kita sangat menyayangkan sikap Bupati yang terkesan diam dan apatis terhadap dugaan mafia tender di LPSE Kabupaten Malaka padahal salah satu program unggulan SN-KT adalah pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di Kabupaten Malaka sesuai program 100 hari kerja SN-KT”, ujarnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung