Untuk tindak lanjut konkret, Pemkab Malaka merancang program terintegrasi yang lebih komprehensif, meliputi:
1. Pelatihan intensif guru dalam metode literasi modern, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan tenaga ahli dari luar daerah.
2. Program pendampingan membaca massal di tingkat desa/kelurahan, melibatkan relawan PKK, tokoh agama, dan orang tua siswa
3. Supervisi rutin sekolah oleh tim kabupaten, dengan monitoring bulanan dan alokasi anggaran khusus dari APBD.
4. Kolaborasi lintas sektor, termasuk pemberian buku bacaan gratis.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mengatasi defisit literasi saat ini, tapi juga mencegah dampak jangka panjang seperti putus sekolah dan kemiskinan struktural di Malaka. Dengan dukungan Wakil Bupati HMS dan DPRD inisiatif ini menjadi momentum baru bagi peningkatan SDM Malaka.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












