BIDIKNUSATENGGARA.id | Krisis kemampuan membaca di kalangan siswa Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Malaka mencuri perhatian tokoh-tokoh agama, yang menyoroti urgensi penanganan segera untuk fondasi pendidikan generasi muda daerah perbatasan ini.
Isu ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Lintas Keagamaan yang digelar baru-baru ini di Aula Kantor Bupati Malaka. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS) serta Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS).
Salah satu pastor senior menyampaikan kekhawatirannya secara tegas, “Banyak anak-anak yang telah lulus SD, namun saat memasuki SMP masih kesulitan membaca sederhana. Ini bukan hanya masalah akademik, tapi ancaman bagi masa depan Malaka,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan dasar merupakan pondasi utama untuk membentuk generasi unggul, yang mampu bersaing di era digital dan mendukung pembangunan daerah perbatasan NKRI-RDTL.
Bupati SBS langsung merespons dengan tekad bulat. “Saya akan segera kumpulkan seluruh kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Malaka untuk memberikan arahan langsung. Masalah ini harus ditangani secara serius dan terukur, karena anak-anak adalah investasi utama kita,” tegasnya di hadapan para tokoh agama.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












