2. Nagekeo, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur
3. Lembata, Alor
4. Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Timur
5. Sabu Raijua, Rote Ndao
6. Kota Kupang, Kabupaten Kupang
7. TTU, TTS, Belu, dan Malaka
Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta angin kencang dalam durasi singkat.
Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan gelombang tinggi di wilayah pesisir. Warga yang bermukim di lereng tebing atau kawasan berpotensi longsor diminta menghindari aktivitas di area rawan saat hujan deras berlangsung.
BMKG juga memberikan perhatian khusus pada potensi banjir lahar hujan di sekitar Gunung Berapi Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, mengingat intensitas hujan yang berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Pemda Diminta Perkuat Koordinasi
Untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, BMKG mendorong pemerintah daerah, BPBD, serta TNI–POLRI untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan. Informasi terbaru dapat diakses melalui:
- Telepon layanan 24 jam: (0380) 881613
- WhatsApp: 0811-3940-4264
- Aplikasi Info BMKG (iOS & Android)
- Media sosial: @infombkgeltari
BMKG menegaskan bahwa kondisi cuaca di wilayah NTT sangat dinamis dan dapat berubah cepat. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk terus mengikuti informasi resmi dari BMKG guna meminimalkan risiko dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












