Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Berziarah Bersama Orang Terbuang

Oleh: Markus Makur, Koordinator Kelompok Kasih Insanis Peduli Sehat Jiwa Manggarai Timur

Hati dan pikran saya merasa tergeli-geli apabila saya hanya menonton saja orang terbuang oleh negara dan lingkungan masyarakat.

Photo: Sekretaris Dukcapil Manggarai Timur, NTT, Rofinus Kuma menyerahkan E-KTP dari seorang penyandang disabilitas asal Paundao, Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, November 2023. (DOK/DUKCAPIL MATIM)

Hari itu mobil dinas yang dikendarai Om Oki. Saya berangkat dengan angkutan pedesaan dari Waelengga ke Munde dengan biaya sendiri. Saya menunggu di pertigaan Kampung Munde. Saya juga kontak Guru Hendrikus Gabu, seorang relawan peduli kasih bagi orang kecil. Mungkin salah satu kriteria dari Manggarai Timur sebagai Kabupaten berstatus kemiskinan ekstrim adalah banyak rakyat Manggarai Timur menyandang disabilitas. Entahlah.

Kita tahu bersama bahwa Indonesia memiliki Undang-Undang yang mengatur penyandang disabilitas. Pertanyaan saya, dimana keberpihakan Negara bagi penyandang disabilitas dengan berbagai jenisnya?

Setelah mobil dinas Wakil Bupati Manggarai Timur tiba, kami melanjutkan perjalanan ke Kampung Paundoa,Dusun Paundoa, Desa Komba untuk menjemput warga tersebut.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung