Bahkan mungkin saja, bila dikerucutkan pada keseharian hidup beragama penduduk NTT, peringkat nomor satu untuk kerukunan umat beragama tersebut, relatif banyak dipengaruhi atau berbanding lurus dengan ajaran; Iman, Harapan dan Kasih yang mengalir dalam darah dan menyatu dalam daging penduduk Nasrani mayoritas di NTT.
Apa pun itu, jika kondisi ini dibentangkan di atas hamparan nalar dan logika, sesungguhnya masih terdapat sejumlah pertanyaan yang menggelayut dalam lamunan tentang hadirnya Odhi Kalake sebagai PJ Gubernur NTT. Mungkinkah Presiden Joko Widodo hendak menantang predikat jawara kerukunan umat beragama rakyat NTT yang mayoritas Nasrani dengan menempatkan Pemimpin Muslim seperti Odhi Kalake?
Ataukah Presiden Joko Widodo hendak memberi ujian kepada Odhi Kalake untuk mengalahkan dirinya sendiri demi merawat suasana kebatinan rakyat NTT yang ia pimpin? Biarkan pertanyaan-pertanyaan itu dijawab dengan karya-karya nyata PJ Gubernur NTT, Odhi Kalake.
Tentu seluruh masyarakat NTT berharap, dengan alokasi masa jabatan yang singkat, hanya satu tahun lebih ini, Odhi Kalake tampil sebagai ‘pelari sprinter’ untuk menggerakkan pembangunan NTT yang sudah mulai ‘diorangkan’ oleh Presiden Joko Widodo. Dimana pembangunan NTT mulai dibuat bermartabat, dengan gebrakan infrastruktur dan pembangunan fisik lain yang membuat masyarakat NTT sudah bisa menatap hari depan yang lebih baik dari tujuh puluhan tahun sebelumnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












