TIMORMEDIA.COM – Warga Desa Oanmane, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS).
Rasa syukur ini disampaikan setelah selesainya pembangunan tanggul dan program pacul tanah gratis yang membawa dampak besar bagi petani setempat.
Selama bertahun-tahun, masyarakat Desa Oanmane menjadi langganan banjir akibat luapan Kali Benenain. Kondisi tersebut sering menyebabkan kerusakan lahan dan gagal panen.
Namun melalui program pembangunan tanggul dan pengolahan tanah gratis, warga kini dapat bercocok tanam dengan aman.
Dominikus Seran, warga Dusun Busabelo, mengatakan manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pacul tanah gratis dan buat tanggul untuk masyarakat desa. Hasil tanam kami kini bebas dari banjir yang setiap tahunnya datang. Terima kasih Bapak Bupati SBS dan Bapak Wakil Bupati HMS,” ujarnya di lokasi tanggul.
Domi menambahkan, tanah yang sudah dibalik memudahkan warga menanam jagung dan komoditas lain.
Program tersebut dinilai sebagai bukti nyata keberpihakan pemerintahan SBS–HMS pada petani kecil.
Senada dengan itu, Henderikus Fahik, warga Oanmane lainnya, mengungkapkan kebanggaan terhadap kepemimpinan SBS–HMS yang menurutnya selalu hadir dengan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat senang dan bangga punya pemimpin seperti Bapak SBS dan HMS yang peduli masyarakat. Program mereka kami rasakan langsung manfaatnya,” tuturnya.
Pembangunan tanggul serta pacul tanah gratis merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur pertanian dan pengendalian banjir yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Malaka.
Program ini bertujuan untuk melindungi lahan pertanian dari ancaman banjir, meningkatkan produktivitas petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dengan adanya tanggul baru ini, petani Desa Oanmane kini bisa menanam jagung dan komoditas lainnya tanpa rasa khawatir terhadap banjir musiman.
Warga berharap program serupa dapat dilanjutkan ke desa-desa lain yang juga rawan banjir di wilayah Kabupaten Malaka. Mereka menilai pembangunan infrastruktur pertanian sangat penting untuk mendukung perekonomian keluarga dan kesejahteraan masyarakat.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












