Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
| Topik :

Warga Malaka Antusias Ikuti Jalan Sehat Tenun Ikat, Bukti Cinta Budaya dan Komitmen Hidup Sehat

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

BIDIKNUSATENGGARA.id | Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal Nusa Tenggara Timur (NTT) tampak begitu kuat dalam kegiatan Jalan Sehat Tenun Ikat yang digelar Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Malaka dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTT, Sabtu (13/12/25).

Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati Lapangan Umum Betun sejak pagi hari, mengenakan kain tenun ikat beragam motif dan warna khas daerah, seperti Fehan Malaka yang telah memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis. Mereka berjalan santai menyusuri ruas jalan utama Kota Betun, menciptakan parade warna-warni yang memukau.

Kegiatan ini bukan sekadar olahraga ringan, melainkan perpaduan unik antara promosi gaya hidup sehat dan pelestarian budaya. Selain jalan sehat, acara juga mengkampanyekan perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan, dengan kolaborasi TP PKK bersama pemerintah daerah (Pemda) dan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Malaka.

Pemandangan ratusan peserta berbusana tenun ikat, yang sarat filosofi kehidupan, adat, dan sejarah NTT, menjadi simbol bagaimana kearifan lokal dapat diintegrasikan dengan aktivitas sehari-hari. Gubernur NTT, Melki, pun menekankan pentingnya melestarikan tenun ikat sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Malaka Siagakan 35 Unit Traktor dan Ekskavator Olah Lahan di Wilayah Pegunungan

Ketua Pelaksana Harian TP PKK Malaka, Ny. Maria Thresia Un Manek, menyampaikan antusiasme masyarakat sebagai bukti nyata bahwa budaya lokal mampu menyatu dengan pola hidup sehat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa tenun ikat tidak hanya dipakai dalam acara seremonial, tetapi juga bisa digunakan dalam kegiatan sehari-hari, termasuk olahraga,” ujarnya.

Ia menambahkan, acara ini menjadi media edukasi bagi generasi muda agar lebih mencintai dan memanfaatkan produk budaya daerah. “Jika masyarakat bangga mengenakan tenun ikat, maka warisan budaya ini akan tetap hidup dan lestari,” tegasnya, sejalan dengan upaya TP PKK sebelumnya seperti seminar kajian tenun Malaka.

Baca Juga :  Pemkab Malaka Siagakan 35 Unit Traktor dan Ekskavator Olah Lahan di Wilayah Pegunungan

TP PKK Malaka berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari penguatan identitas budaya dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Inisiatif ini mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Malaka, yang menyoroti kontribusinya dalam membangun harmoni antara tradisi dan kesehatan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung