“Dengan adanya sarjana yang begitu banyak di malaka, kalau bisa ya dia urus. Tidak selamanya orang yang urus malaka ini harus ASN. Contohnya, untuk operator traktor kita butuh anak-anak yang punya keterampilan, punya kemampuan. Kenapa anak-anak tidak dimanfaatkan? Akhirnya anak-anak harus cari kerja di Kalimantan, Papua dan Malaysian. Jadi kedepan kalau pak SBS terpilih, anak-anak malaka yang punya kemampuan diakomodir dan dimanfaatkan untuk kepentingan orang malaka,” harapan ko ama diamini pendukung lainnya.
Optimisme Ko Ama bukan tanpa alasan, melainkan didasari oleh masyarakat terhadap perubahan yang sudah dibuat oleh SBS pada kepimpinan sebelumnya. Ia memiliki keyakinan kuat akan kemampuan SBS dalam memimpin Malaka. Keyakinan ini bukan sekedar ucapan belaka, melainkan didukung oleh visi dan misi SBS yang dianggap mampu menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Malaka. Dirinya percaya bahwa kepemimpinan SBS akan membawa perubahan dalam bidang pertanian, peningkatan kualitas kesehatan dan juga menciptakan lapangan kerja bagi anak-anak malaka.
“Dari tiga kandidat yang sementara lagi ramai dibincangkan di media sosial, yang paling pas untuk orang malaka adalah saudara dokter Stef Bria Seran. Karena beliau mampu membaca kemampuan anak-anak malaka, kemudian dia tau apa yang orang malaka butuhkan. Tentunya pertanian gratis, kesehatan gratis dan membuka lapangan kerja untuk anak-anak malaka itu yang sangat dibutuhkan,” pungkasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












