Sementara itu, Ketua KPU Malaka saat ditemui terpisah oleh tim media ini di ruang kerjanya pada Selatan, (28/5) mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari sejumlah tokoh masyarakat melalui telepon selulernya. Dalam laporan tersebut ada yang mengklaim bahwa KPU memihak pada salah satu pasangan calon.
“Saya sudah dapat informasi seperti itu bahwa ada yang mengklaim kalau penyelenggara pemilu memihak pada salah satu pasangan calon. Nah ini yang kita harus jaga,” pungkas Juventus Adrianus Bere.
Selain itu, dia juga menegaskan bahwa jangan ada pihak tertentu yang bertepuk dada seolah-olah KPU sudah diikat oleh pasangan calon tertentu untuk mencederai integritas dan netralitas KPU dalam proses pemilihan kepala daerah.
“Saya menegaskan bahwa tidak ada satu orang pun entah pasangan calon yang bisa mengklaim bahwa penyelenggara itu bagian dari pada dia, yang kemudian membuat opini-opini liar kemudian menggiring seluruh orang bahwa KPU memihak pada salah satu pasangan calon. Lalu ada pihak-pihak tertentu seolah-olah menggunakan momentum ini untuk mengklaim. Ini yang saya tidak mau,” tegas Juventus.
Ketika ditanya dengan adanya rumor bawah penyelenggara pemilu diklaim oleh oleh salah satu pasangan calon apakah benar atau tidak? Juventus menjawab, “Kita juga sangat menyaksikan soal itu. Jadi ini harus kita waspadai bersama karena pada prinsipnya, kita tidak mau seperti itu,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












